Tampilkan postingan dengan label basis data. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label basis data. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Agustus 2011

Arsitektur Database (Basis Data)

Pada postingan kali ini, saya akan membahas tentang Arsitektur Database (Basis Data). Dimana saya akan menjelaskan beberapa sudut pandang pengguna database atau basis data itu sendiri.

Arsitektur Database (Basis Data) memiliki beberapa pandangan yang berbeda. Berikut adalah pandangan-pandangan tersebut terhadap Arsitektur Database (Basis Data):
  1. Pandangan eksternal. Merupakan pandangan individu pengguna akhir (end-user), seperti: manajer, operator. Pada level ini hanya berkepentingan pada sebagian kecil dari keseluruhan database/basis data karena pengguna hanya menggunakan data sesuai dengan kebutuhan dan wewenang yang mereka miliki. Contoh: pengguna bagian kepegawaian berkepentingan dengan bagian atau table karyawan, dan mereka tidak membutuhkan data pada bagian atau table keuangan. Jadi, data dalam database/basis data dikerjakan dengan eksternal data definition language.
  2. Pandangan konseptual. Tingkat dimana pandangan para pengguna digabungkan menjadi satu konsep terstruktur dan terintegrasi sehingga menjadi sebuah gambaran baru secara keseluruhan database/basis data. Pandangan konseptual (abstrak dengan data yang sebenarnya tersimpan) tidak sama dengan fisik data yang tersimpan dan tidak sama dengan pandangan dari sisi pengguna yang menggunakan sebagian kecil dari database/basis data. Jadi, data dalam database/basis data dikerjakan dengan eksternal data definition language.
  3. Pandangan internal. Pandangan penyimpanan yang mendekati dengan penyimpanan secara fisik. Memperlihatkan cara data disimpan, seperti: paging, clustering, indexing, dll yang berorientasi pada hardware computer. Media computer yang sering digunakan adalah harddisk, drum, disket, hardcard, cd, dll
Itulah tadi penjelasan singkat mengenai Arsitektur Database (Basis Data). Bila ada kesalahan atau kekurangan mohon dibenarkan atau ditambahkan. Semoga bermanfaat.

Read more...

Minggu, 07 Agustus 2011

Keuntungan dan Kerugian Penggunaan Basis Data atau Database

Banyak enterprise yang telah menggunakan Basis Data atau Database, baik itu instansi pemerintah, sekolah, pendidikan dan lain-lain. Pada postingan kali ini tentang Keuntungan dan Kerugian Penggunaan Basis Data atau Database.

Apa itu Basis data atau Database? Banyak orang yang telah mengetahui apa itu Basis Data atau Database. Basis Data atau Database bisa diistilahkan dengan sebuah lemari besar yang terdiri dari rak-rak dan berisi dokumen. Dimana dokumen tersebut telah diidentifikasi terlebih dahulu untuk membedakan antara dokumen satu dengan dokumen yang lainnya, yaitu dengan menggunakan Primary Key tersebut.

Berikut adalah Keuntungan dan Kerugian Penggunaan Basis Data atau Database tersebut:

1. Keuntungan:
  • Control data terpusat
  • Redundansi data dapat dikurangi dan dikontrol
  • Ketidakkonsistensian data dapat dihindarkan
  • Data dapat dipakai bersama (share)
  • Penerapan standarisasi
  • Pembatasan keamanan data (security)
  • Integritas data dapat dipelihara
  • Independensi data/program

2. Kerugian:
  • Mahal, butuh biaya untuk software hardware dan user yang berkualitas
  • Kompleks, kemampuan hardware lebih besar, menjadi lebih rumit sehingga membutuhkan keahlian yang lebih tinggi.
Penggunaan Basis data atau Database itu disesuaikan dengan kebutuhan yang ada. Karena tujuan dibuatnya database itu sendiri untuk mempermudah manipulasi data.

Itulah tadi penjelasan singkat mengenai Keuntungan dan Kerugian Penggunaan Basis Data atau Database. Bila ada kesalahan atau kekurangan mohon dibenarkan atau ditambahkan. Semoga bermanfaat..

Read more...

Jumat, 01 Juli 2011

Pengguna Database atau Basis Data

Siapa saja yang dapat menggunakan Database atau basis data? Pengguna database atau basis data sangat bervariasi. Tidak semua orang boleh menggunakan database atau basis data. Karena database atau basis data tersebut menyimpan data dari sebuah enterprise (perusahaan, organisasi, sekolah, dll) yang tentunya sangat penting. Sehingga tidak semua dapat mengakses database tersebut, apalagi mencuri data yang tersimpan didalamnya.

Pengguna Database atau Basis Data dibedakan menjadi beberapa golongan, tergantung tingkat kepentingan seorang pengguna. Berikut adalah golongan tersebut:
  • install dan upgrade database
  • backup dan restore database
  • menghubungi database teknikal support bila terdapat gangguan atau masalah
  • melakukan perencanaan untuk backup dan recovery informasi database
  • memastikan pemenuhan perjanjian Database License
  • mendaftar pengguna dan memelihara keamanan database
  • memodifikasi struktur database
  • membuat objek utama database (tabel, view, index) setelah database developer selesai mendesain
  • membuat penyimpanan struktur database (tablespaces)
  • menyediakan sistem penyimpanan

2. Security Officer
  • mendaftar pengguna database
  • mengontrol hak akses pengguna
  • memelihara sistem keamanan

3. Application Developer
  • mendesain aplikasi database
  • estimasi kebutuhan penyimpanan data untuk aplikasi
  • memodifikasi struktur database untuk aplikasi
  • menyampaikan informasi seperti diatas pada DBA
  • memperbaiki aplikasi selama masa pengembangan
  • menyusun dan memastikan keamanan dalam masa pengembangan

4. Application Administrator
  • melakukan pengoperasian pada aplikasi tertentu

5. Database User
  • pengguna yang berinteraksi dengan database melalui aplikasi atau alat bantu lain

6. Network Admin
  • menghubungkan database dengan pengguna

Itu lah tadi penjelasan singkat mengenai golongan dari Pengguna Database atau Basis Data. Bila ada kesalahan atau kekurangan mohon dibenarkan atau ditambahkan. Semoga bermanfaat.

Read more...

Rabu, 06 April 2011

Operasi Dasar Basis Data

Basis data adalah sekumpulan data yang terletak pada suatu tempat, dimana data tersebut saling berhubungan, dan nantinya dapat dimanfaatkan.

Adapun beberapa contoh Operasi Dasar Basis Data. Untuk mempermudah pemahaman, saya akan melakukan perumpamaan basis data tersebut sebagai lemari. Misalkan, basis data itu kita ibaratkan lemari. Hal yang bisa kita lakukan dengan lemari, yaitu:
  • Membuat sebuah lemari sendiri. Entah dari apa bahannya, yang penting lemari itu jadi. Baru setelah lemari itu jadi, kita dapat mengisinya dengan barang yang kita sukai (create database).
  • Membuang lemari atau melenyapkan lemari. Kalo dalam hal ini, isi didalam lemari itupun ikut hilang. (drop database).
  •  Untuk mengisi lemari tersebut, kita harus membagi lemari tersebut agar lemari tersebut cukup dan sesuai keinginan kita. Entah itu pakaian, makanan, atau peralatan yang lainnya (create table).
  • Kita juga dapat menghilangkan isi didalam lemari tersebut tanpa harus membuang lemari tersebut. Karena suatu saat, kita dapat menggunakan lemari tersebut untuk tempat yang lain (drop table).
  • Pada tiap bagian dari lemari tersebut, kita dapat melakukan operasi pengisian (insert).
  • Operasi lain yang dapat dilakukan pada bagian lemari tersebut, yaitu: pengambilan (select).
  • Perubahan isi bagian dari lemari tersebut (update).
  • Dan yang terakhir ialah penghapusan (delete)
Berikut tadi beberapa Operasi Dasar Basis Data yang dapat dilakukan pada sebuah basis data. Apabila ada yang kurang, mohon dimaklumi. Semoga bermanfaat..

Read more...

Minggu, 03 April 2011

Basis Data Relasional

Pada pembuatan sistem informasi yang dinamis, diperlukan sebuah media penyimpanan yang terstruktur untuk menyimpan data dari setiap aktifitas bisnis yang ada, yang bernama database. Untuk  membuat database yang baik, diperlukan pula suatu cara untuk memanajemen database tersebut agar dapat digunakan secara efisien.

Basis Data Relasional merupakan suatu cara untuk mengelola data secara fisik kedalam memori. Basis Data Relasional ditemukan oleh E.F.Codd. Basis Data Relasional merupakan tael dua dimensi, dimana terdiri lajur mendatar, disebut dg baris data (row/record) dan lajur vertikal yang disebut dg kolom (column/field).

Untuk menerapkan sebuah basis data (yg terdiri atas sejumlah tabel yang saling berhubungan), dibutuhkan perangkat lunak (software) khusus. Perangkat lunak ini disebut Sistem Pengelola Basis Data (DBMS). seperti;dBase III+, MS-Acces, Borland-Paradox, Oracle. Prinsip pemakaian semua perangkat lunak tsb hampir sama, hanya pada teknis pemakaian dan kelengkapan fungsi (feature) yang dimiliki masing-masing perangkat lunak yang berbeda.

Berikut adalah karakteristik Basis Data yang baik: 
  • Struktur basis data (tabel-tabel & relasi antar tabel) lebih kompak 
  • Struktur masing-masing tabel lebih efisien & sistematis.
  • Kebutuhan ruang penyimpanan data lebih efisien.
  • Semakin kecil ukuran tabel, maka akan semakin cepat operasi basis data yang kita lakukan. Karena data yang diambil tidak terlalu besar ukurannya.
  • Salah satu cara untuk mengukur efisiensi database yaitu dengan sedikitnya redundansi data (data rangkap).
  • Tidak ada ambiguitas data di semua tabel dalam basis data, sehingga penggunaan memori dapat dimanfaatkan secara efisien.


 

Read more...

Rabu, 30 Maret 2011

Pengertian Basis Data

Pada postingan kali ini, saya akan membahas sedikit tentang apa itu basis data. Untuk lebih detail, mari kita lihat gambar dibawah ini.



 Pada gambar diatas, lemari arsip merupakan basis atau tempat, sedangkan pegawai, pembelian, produksi dan penjualan merupakan data. Jadi basis data bisa disimpulkan sebuah media penyimpanan data. Dimana dalam lemari tersebut, data tersebut ditata dengan rapi.

Jadi, Sistem Basis Data adalah:
  • Himpunan kelompok data (arsip) yang saling berhubungan yang diorganisasi sedemikian rupa agar kelak dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah
  • Kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama dan tanpa pengulangan (redundansi) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan
  • Kumpulan file/tabel/arsip yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan elektronis.
Tidak semua bentuk penyimpanan data secara elektronis (komputer) bisa disebut basis data. Kita dapat menyimpan dokumen berisi data dalam file teks (dg program pengolah kata),tapi tidak bisa disebut sebagai basis data. Karena didalamnya tidak ada pemilahan & pengelompokan data sesuai jenis/fungsi data sehingga akan menyulitkan pencarian data kelak.

Yang sangat ditonjolkan dalam basis data adalah pengaturan/pemilahan/pengelompokan/pengorganisasian data yang akan kita simpan sesuai fungsi/jenisnya. Pemilahan/pengelompokan/pengorganisasian ini dapat berbentuk sejumlah file/tabel terpisah atau dalam bentuk pendefinisian kolom-kolom/field-field data dalam setiap file/tabel.

Semoga bermanfaat.. 

Read more...

About

Foto Saya
All about Information System
Lihat profil lengkapku

  © Blogger templates Newspaper III by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP